LENSASULTRA.COM-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke SMA Unggul Garuda di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (1/7/2026).
Kedatangan Menteri disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Aris Badara, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan.
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau secara langsung progres pembangunan, kesiapan sarana dan prasarana, serta fasilitas pendukung SMA Unggul Garuda yang diproyeksikan menjadi salah satu sekolah unggulan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Mendikti Sainstek menerima pemaparan dari pihak pelaksana proyek mengenai perkembangan pembangunan SMA Unggul Garuda yang hingga saat ini telah mencapai sekitar 61 persen. Pembangunan kawasan sekolah meliputi gedung pembelajaran, asrama putra dan putri, hunian kepala sekolah, hunian guru dan tenaga kependidikan, gedung multifungsi, kantin atau food court, fasilitas olahraga, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Usai menerima pemaparan, Menteri bersama Gubernur dan rombongan meninjau langsung sejumlah titik pembangunan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, spesifikasi, dan standar yang telah ditetapkan.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
“Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten adalah langkah strategis yang mutlak diperlukan. Melalui sinergi ini, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Gubernur.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat sinergi pembangunan sektor pendidikan, meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas, serta menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Berdasarkan pemaparan dari pihak pelaksana proyek, progres pembangunan per 28 Juni 2026 telah mencapai 61,933 persen. Untuk target penyelesaian pekerjaan sesuai papan proyek dijadwalkan hingga 27 September 2026, sedangkan masa pemeliharaan berlangsung mulai 28 September 2026 hingga 22 September 2027. (*)
















