LENSASULTRA.COM-Kabupaten Buton Utara (Butur) memiliki kekayaan bawah laut yang melipa. Ikan tuna, lobster dan berbagai jenis ikan lainnya melimpa. Pengembangan wilayah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Malalanda Kecamatan Kulisusu telah dibangun.
Tata Kelola Kampung Nelayan harus ditopang dengan sumber daya manusia. Olehnya itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara mengajak lulusan sekolah menengah atas (SMA) sederajat untuk sekolah perikanan dan kelautan program pemerintah semua ditanggung, alias gratis
Anggota DPRD Buton Utara, Endri mengungkapkan, ruang bagi putra daerah Lipu Tinadekono Sara untuk mengeyam Pendidikan tinggi sekolah perikanan sangat terbuka lebar. Hanya saja, sosialisasi terkait terbuka sekolah itu sangat minim dikalangan nelayan.

“Padahal sekolah tinggi perikan itu semua gratis biaya ditanggung. Syaratnya, anak nelayan memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) adalah identitas Tunggal Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan,” ujar Anggota DPRD Buton Utara Endri, 19 Januari 2026.
Sebenarnya program sekolah tinggi perikanan gratis. Sebenarnya berlangsunya lama, “program-program itu sudah berjalan cukup lama, kebetulan saya di komisi II dan latar belakang saya adalah pelaut, memang informasi itu sudah cukup lama, Akan tetapi kita di kabupaten Buton Utara ini, bicara soal sosialisasinya belum begitu masif karena memang ranah itu, secara informasi ada di penyulu perikanan,” tambahnya.
“Saya pikir mereka yang mengetahui jadwal dan lain sebagainya, termasuk bagaimana pengembangan sumberdaya manusia yang kemudian hari ini, pemerintah pusat sudah membuka peluang itu sebesar-besarnya dan itu sangat besar manfaatnya untuk adik-adik, karena itu secara keseluruhan gratis, baik dari makannya, asramanya dan lain sebagainya itu sudah sudah disiapkan,” teragnya.
Cuman itu, lagi-lagi sosialisasi dari teman-teman penyulu ini mesti harus ditingkatkan lagi, ditindak lanjuti, agar kemudian di komisi II bagaimana kolaborasi memanggil teman penyuluh agar meningkatkan lagi sosialisasinya sehingga bisa tersampaikan ke seluruh desa-desa di Buton Utara, karena memang itu penting sekali, karena sudah di oskrestra atau di canangkan oleh pemerintah pusat.
“Memberikan peluang sebesar-besarnya untuk adik-adik kita harus kita manfaatkan, dan kampus besarnya juga sudah tersebar di seluruh Indonesia, Tinggal bagaimana kita yang di Kabupaten Buton Utara mensosialisasikan bagaimana kita bekerjasama dengan pemerintah daerah. Terutama penyuluh perikanan harus berperan aktif dalam hal ini,” tandasnya. (Adv).
















