PMII Sultra : Elit Harus Utamakan Pendidikan Politik kepada Masyarakat

Ir Asrun – Amirul Tamin Belum Final Berpasangan ?
Akademi Bela Negara Nasdem, Pertama di Indonesia
PMII Menggugat, Sekda Kota Baubau Melarikan Diri

 

Erwin Gayus

Lensasultra.com, KENDARI – Kini telah masuki tahun politik 2018 dimana ada 171 daerah akan melaksanakan Pilkada pada 27 Juni mendatang,  yang salah satunya Pilgub Sulawesi Tenggara (Sultra). Dinamika politik terus bergulir dan ramai menjadi bahan diskusi dan konsumsi publik.

Melihat dinamika politik tersebut, ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sultra, Erwin Gayus dalam keterangan persnya (4/1/2018) menyatakan agar para elit politik di Sultra lebih mengedepankan pendidikan politik pada masyarakat dalam melakukan pergerakan politiknya.

“Pilgub itu salah satu pesta demokrasi, maka rakyat menjadi salah satu komponen paling menentukan akan berkualitasnya pesta demokrasi tersebut. Sehingga penting bagi para elit politik di Sultra agar dalam melakukan pergerakan politik di publik senantiasa mengedepankan pendidikan politik bagi rakyat”, pungkasnya.

Erwin yang juga putra asal Konawe ini menuturkan, pendidikan politik bagi masyarakat itu bisa berupa menawarkan visi, misi dan gagasan kepada masyarakat dan mempertontonkan politik yang sehat dan beretika.

“Bukan cuman para elit politik dan para kandidat tetapi tim sukses juga harus berupaya melakukan pendidikan politik berupa menawarkan visi, misi dan gagasan yang rasional untuk kemajuan Sultra kepada masyarakat. Mempertontonkan cara berpolitik yang sehat dan beretika, bukan saling menebar fitnah, kebohongan apalagi menawarkan duit kepada masyarakat karena ini tidak mendidik”, terangnya.

Di akhir pernyataan persnya, Erwin berharap agar budaya-budaya politik yang bisa merusak iklim demokrasi Sultra mesti ditinggalkan.

“Budaya politik seperti jual beli suara atau money politik dan politik identitas atau primordial yang menyinggung SARA agar ditinggalkan. Ini demi lahirnya pemimpin yang benar-benar diinginkan dan dibutuhkan masyarakat. Dan yang lebih penting konflik politik tidak melahirkan konflik berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat”, tutup Erwin.

Tim : lensasultra.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0