Peringati Hari Anti Korupsi, PB PMII Ajak Masyarakat Lawan Korupsi

Peringati Hari Anti Korupsi, PB PMII Ajak Masyarakat Lawan Korupsi

Berkas Balon Ketum PMII Sultra Belum Lengkap, BPK Minta Dilengkapi
Peringati Hari Sumpah Pemuda, HMJ PBSI Lakukan Aksi Seribu Bunga
PANCASILA SEBAGAI JALAN MENUJU CITA-CITA MASYARAKAT BANGSA INDONESIA YANG ADIL DAN MAKMUR

 

(Foto: Tamrin Rumalessin, Wasekjen Bidang OKP PB PMII )

Lensasultra.com, JAKARTA-Tepat tanggal 9 Desember, Indonesia turut memperingati hari anti-korupsi sebagai salah satu upaya atau cara untuk terus mengajak dan menggalakan kepada seluruh elemen masyarakat tentang bahaya laten tindak pidana korupsi.

Sebagai salah satu organisasi dengan sejarah panjang dan sebagai salah satu pilar dari tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) turut ambil bagian dalam upaya penanaganan kasus-kasus korupsi yang menjangkit Negara ini. Salah satu upaya yang dilakukan PB PMII adalah ikut berpartisipasi pada peringatan hari anti-korupsi ini dengan berbagai gerakan positif dan kreatif untuk terus menyuarakan sikap PB PMII yang konsisten memerangi para pelaku tindak pidana korupsi.

Dalam hal ini, PB PMII tentunya tidak sendirian. PB PMII juga mengajak seluruh warga pergerakan yang ada di Indonesia untuk melakukan hal serupa, yaitu ikut ambil bagian dalam menjaga bangsa Indonesia dari ancaman tindak pidana korupsi. Apalagi, pada tahun 2017 ini, Indonesia sempat dikejutkan dengan salah satu kasus korupsi yang nilainya sangat fantastis, yaitu mecapai 2,3 Triliun. Tidaklah heran, jika dalam Indeks Persepsi Korupsi, Indonesia masih menjadi salah Negara di dunia yang memiliki Indeks Persepsi Korupsi yang masih sangat buruk. Indonesia menduduki peringkat 90 dari 176 negara dalam indeks Persepsi Korupsi tahunan atau Transparency International’s annual Corruption Perceptions index, setara dengan negara-negara seperti Liberia dan Kolombia.

“Pada peringatan Hari Anti-Korupsi korupsi tahun ini, sebagai salah satu orgasniasi mahasiswa yang lahir untuk turut serta menjaga dan mempertahankan kehormatan NKRI, PB PMII memiliki dua agenda sekaligus, yaitu Diskusi Publik dan Kampanye di Ruang Publik. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia agar turut hadir dan berkontribusi dalam upaya pemberantasan korupsi”, ujar Tamrin Rumalessin, Wasekjen Bidang OKP PB PMII sekaligus ketua pelaksana dari kegiatan ini.

Adapun pada peringatan Hari Anti-Korupsi tahun ini, PB PMII memiliki dua agenda. Yang pertama, Diskusi Publik yang menghadirkan beberapa tokoh-tokoh nasional seperti Wakil Ketua KPK RI (Laode Syarif), Koordinator Divisi Korupsi Politik dari Indonesian Corruption Watch (Donal Fariz), Ketua Majelis Kehormatan Dewan DPR RI (Sufmi Dasco Ahmad), dan perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum PB PMII. Selain itu, pada Minggu (10/12/2017), PB PMII juga akan menggelar kampanye publik di Car Free Day (Bundaran HI) dengan berbagai kampanye kreatif seperti teatrikal, orasi, gerakan foto menolak korupsi, dan lain-lain.

“Selain agenda diskusi publik, PB PMII juga akan melakukan gerakan kampanye kreatif mengajak masyarakat (terutama anak-anak muda Indonesia) untuk bersama-sama menolak korupsi di acara Car Free Day nanti”, pungkas Tamrin. (fb9)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0