Barisan pengamanan Kongres PMII (foto: AFF)

Lensasultra.com, Palu – Sejumlah kader dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berasal dari Makassar melakukan aksi di depan arena kongres ke-XIX PMII di Palu (17/5/2017). Aksi ini dilakukan saat sidang pleno pertama kongres akan di buka. Hal ini sempat mengganggu peserta yang akan memasuki arena kongres karena terhalangi oleh masa aksi. Masa menuntut untuk menghentikan kongres terkait persoalan yang belum selesai di cabang asal mereka. Tergabug dalam aksi ini, bukan hanya dari Makassar namun juga ada yang dari Kendari, Sorong, Samarinda, Kukar dan HMI Kota Palu.

Aksi berlangsung sukup lama dan usai sesaat sebelum azan dzuhur dikumandangkan. Menanggapi aksi ini, sejumlah kader PMII dari Sulawesi Tenggara (Sultra), Maluku, Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung mengumpulkan seluruh kadernya untuk di amankan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Usai sholat dzuhur, mereka kemudian berjalan beriringan untuk memasuki arena kongres sembari meneriakan bahwa kongres harus berjalan dengan damai.

“Kongres damai!” teriak para kader PMII dari Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Selatan (17/5/2017).

Melihat masa yang jalan beramai-ramai, pasukan kepolisian langsung terjun mengawal dan mengamankan masa sampai kedepan pintu arena kongres. Sejumlah peserta yang berasal dari Sultra, Maluku, Malut Sulsel kemudian di persilahkan masuk dengan penjagaan yang cukup ketat dari pihak kepolisian dan banser (Badan Serbaguna Gerakan Pemuda Ansor).

Usai seluruh peserta memasuki arena kongres, masa yang tergabung dari kader PMII Sultra, Maluku, Malut dan Sulsel kemudian duduk mengelilingi sekitaran pintu masuk arena kongres. Sampai saat ini, masa masih berjaga-jaga di depan pintu arena kongres, mengantisipasi adanya aksi lanjutan untuk memboikot kongres. *AFF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here