Tengah : AKBP Siswoyo Adi Wijaya, SIK (Kasubdit IV Keamanan Dit. Intelkam Polda Sultra)

Lensasultra.com – Kendari-Jumat (12/5/2017) pagi hari tadi, sekelompok mahasiswa yang menanakan dirinya sebagai Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Kendari melakukan aksi damai di seputaran Kepolisian Daerah Provinsi Sultra. Dalam orasinya, kedua kelompok mahasiswa ini menyatakan sikap untuk mendukung langkah pemerintah dalam membubarkan salah satu ormas Islam yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). puluhan masa yang dibawa dalam aksi ini merupakan gabungan masa dari 8 cabang PMII yang ada di Sultra yakni Cabang Kota Kendari, Muna, Konawe, Baubau, Kolaka, Buton, Wakatobi dan Bombana serta perwakilan dari GMNI Kota Kendari.

Aksi yang di bangun tergolong berlangsung aman dan tertib meskipun tengah di guyur hujan. Masa aksi tarbagi dua bagian, begian pertama dari depan kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO) dan yang kedua dari sekretariat PKC PMII Sultra di Anduonohu. Dalam orasinya, masa aksi dengan lantang meneriakan penolakan terhadap HTI dan memberikan dorongan terhadap pemerintah untuk segera membubarkan HTI.

“Kami akan selalu menjadi garda terdepan untuk mengawal Pancasila dan NKRI, kami juga akan selalu bersama-sama denga pihak TNI-Polri dalam memberantas HTI khususnya di Provinsi Sultra. NKRI, harga mati, HTI, bubarkan.” ungkap Falihin yang juga merupakan Ketua Kaderisasi PKC PMII Sultra (12/5/2017).

Falihin juga menjelaskan bahwa UHO merupakan lumbung kader HTI yang ada di Sultra dan juga menjadi representasi akan masivnya gerakan HTI di Indonesia bagian Timur. Hal ini dikarenakan, HTI menguasai pengelolaan bidik misi selama beberapa tahun terakhir, sehingga dapat dipastikan bahwa mahasiswa yang menerima bidik misi di UHO juga pasti merupakan kader dari HTI.

Pihak Polda Sultra kemudian membuka komunikasi dengan masa aksi. Dalam dialog ini pihak kepolisian menghadirkan Kompol Dolfi Kumaseh (Kasibdit TPID)
AKBP Siswoyo Adi Wijaya, SIK (Kasubdit IV Keamanan Dit. Intelkam Polda Sultra)
AKBP Edi Mul Supriyanto, S.Sos (Kasubdit III Sosbud Dit Intelkam Polda Sultra) untuk berdiskusi dengan masa aksi yang di wakilkan oleh perwakilan-perwakilan cabang PMII yang ada di Sultra di tambah dengan Ketua PKC PMII Sultra (Muhiddin Nur) dan Ketua GMNI Kota Kendari (Zulzaman) untuk melakukan hearing terkait langkah dan sinergi antara PMII, GMNI dan Kepolisian Daerah Provinsi Sultra. Diskusi ini kemudian melahirkan sebuah kesimpulan bahwa Pihak Polda Sultra bersama-sama dengan PMII dan GMNI mendukung penuh pemerintah dalam membubarkan HTI. Aksi yang dibangun oleh kelompok mahasiswa PMII dan GMNI ini mendapatkan apresiasi positif dari pihak kepolisian Provinsi Sultra, seperti yang di ungkapkan oleh salah satu anggotanya bahwa pihak kepolisian akan bekerja aktif dan cepat untuk memberantas kelompok-kelompok yang mencoba untuk menyerang Pancasila dan NKRI. Setelah dialog berakhir, masa kemudian bubar dengan tertib.*AFF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here