lensasultra.com, Kendari – Menyikapi pernyatan dari pemerintah pada 8 Mei 2017 kemarin, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan aksi damai dalam rangka menyikapi keputusan yang di keluarkan oleh pemerintah untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Substansi dari gerakan yang di bangun oleh Keluarga Besar HMJ PPKN UHO ini, secara garis besar mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan HTI di Indonesia dan Kota Kendari pada khususnya.

Aksi berjalan dengan tertib dan aman meskipun cuaca yang tidak bersahabat. Para masa aksi tetap malukan demonstrasi hingga waktu mendekati pukul 11.00 WITA tadi (12/5/2017). Saat ditemui usai melakukan demonstrasi, Muh. Subhantoro yang merupakan Koordinator lapangan pada aksi ini dan juga merupakan ketua HMJ PPKN UHO menyatakan bahwa mereka mendukung penuh langkah pemerintah untuk membubarkan HTI, hal ini disebabkan oleh gerakan-gerakan HTI yang di anggap mengganggu Pancasila sebagai ideologi Negara yang nantinya akan berimbas pada keutuhan NKRI.

“Kami sangat sepakat dengan langkah pemerintah untuk membubarkan HTI, karena memang mereka susah sangat nyata memiliki niat untuk mengganti Pancasila, jikalau ini terjadi maka keutuhan NKRI pasti terancam” ungkap Muh. Subhantoro (12/5/2017).

Masih Subhantoro, dia juga menjelaskan bahwa gerakan yang di bangun oleh HMJ PPKN UHO bukan hanya sebatas demonstrasi, namun juga mereka mengagendakan untuk melakukan kajian rutin terkait Pancasila sebaga falsafah hidup bangsa.

“Kami juga berniat melakukan kajian rutin bersama mahasiswa terkait Pancasila sebagai falsafah hidup kita sebagai orang Indonesia, ini baru sebatas rencan karena berhubung saya masih baru memimpin HMJ ini, yang pastinya, siapapun yang merongrong Pancasila akan berhadapan dengan kami” lanjutnya (12/5/2017).

Masa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dan aman. *AFF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here